Tampilkan postingan dengan label nabi luth. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nabi luth. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Februari 2013

NABI MUHAMMAD S.A.W


KUMPULAN KISAH TAULADAN NABI MUHAMMAD S.A.W

nama-nama nabi
               
                Kawan-Kawan, disini saya posting beberapa kisah tauladan nabi Muhammad S.A.W dan para sahabatnya, Semoga dapat bermanfaat dan menjadikan inspirasi di kehidupan para umatnya, Amiiin ya Robal Alaimin.
1.       "Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat. Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda. Cantik sungguh buahnya.Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum. Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda. Sahabat-sahabat agak hairan dengan sikap Rasulullah SAW itu. Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan "Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hati wanita itu akan tersinggung. Sebab tu saya habiskan semuanya." Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya dihentikan oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.
2.       Suatu hari Baginda Nabi sedang duduk-duduk dengan para sahabatnya menunggu saat shalat tiba. Sahabatnya yang baru saja pulang dari pesta makan daging. Maka terciumlah bau yang kurang sedap dalam majelis itu. Rasulullah menyadari bahwa bau-bauan itu disebabkan oleh uap napas seseorang akibat makan daging yg berlebihan. Rasulullah juga menyadari bahwa orang yang bersangkutan ada dalam kedudukan sulit sekali. Mereka tentulah sudah berwudhu semua. Karena sebentar lagi akan shalat berjamaah. Kalau orang yang berbau kurang sedap itu beranjak seorang diri pergi berwudhu’, ketahuanlah dia sumber bau kurang sedap itu. Tentu dia bisa jadi malu dan gelisah. Beliau menginginkan pelaku yang sebenarnya merasakan pahit getir kesalahannya itu, tanpa diketahui oleh banyak orang. Rasulullah saw. melepaskan pandangannya kepada semua yang hadir, seraya memerintahkan : “Siapa yang makan daging tadi hendaknya berwudhu!” Semuanya telah memakan daging ya, Rasulullah!, jawab para sahabat. Lalu beliau bersabda : “Kalau begitu, berwudhulah kalian semua.” Mereka bangkit semua pergi berwudhu. Termasuk orang yang merupakan sumber datangnya bau kurang sedap itu. Orang ini telah diselamatkan air mukanya dari rasa malu, berkat kecerdikan dan kelambutan Rasulullah saw.

masih banyak kisah para sahabat nabi yang dapat kita jadikan contoh dalam kehidupan kita, selengkapnya  silahkan baca disini 

NABI ADAM



NABI ADAM

nama-nama nabi

             Sebelum menciptakan Adam, Allah menciptakan langit, bumi dan seisinya seperti gunung, laut, tumbuhan, hewan, binatang,jin dan matahari sebagai sumber panas, bulan sebagai penerang malam, serta bintang-bintang sebagai penghias alam. Langit dan bumi diciptakan oleh Allah dalam waktu enam masa. Sedangkan satu masa di sisi Allah sama dengan satu millenium atau seribu tahun menurut perhitungan manusia. Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Allah SWT berkehendak untuk menciptakan Nabi Adam. Allah SWT berfirman.   "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. " (QS. al- Baqarah: 30).
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kekacauan atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: ”Wahai Tuhan kami Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”
Allah berfirman,menghilangkan kekuatiran para malaikat itu: “Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku. Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya, bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya.”
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna.
Sungguh kejadian yang sangat luar biasa ketika Nabi Adam as ternyata juga mengucapkan shalawat Nabi saat sedang berdosa. Hal ini dibuktikan oleh hadits Rasulullah SAW. Kisahnya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,
            “KetikaNabi Adam as telah berbuat dosa dengan yang telah dilakukannya itu, ia mengangkat kepalanya ke langit sambil berdoa."Nabi Adam as berkata,"Aku bermohon demi hak Muhammad, ampunilah dosaku."
Mendengar doa Nabi Adam as, Alloh SWT mewahyukan kepada Adam. Alloh SWT bertanya, "Siapa Muhammad itu?" "Maha Mulia AsmaMu, dan di situ tertulis Laa Ilaaha Illallooh Muhammad Rosulullah," jawab Adam as. Adam berkata lagi, "Dari situ, maka tahulah aku bahwa tidak ada seorang pun yang lebih besar kedudukannya di hadapanMu selain orang yang namanya bersama namaMu. " Alloh SWT mewahyukan kepada Adam, "Hai Adam, sesungguhnya ia adalah Nabi yang terakhir dari keturunanmu. Kalau tidak ada dia, Aku tidak menciptakan kamu”.
masih banyak kisah para sahabat nabi yang dapat kita jadikan contoh dalam kehidupan kita, selengkapnya  silahkan baca disini 

Kamis, 07 Februari 2013

NABI YUSUF


KISAH NABI YUSUF A.S

nama-nama nabi

Segala Puji Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.
Yusuf adalah cucu dari Ishaq, silsilah lengkapnya adalah Yusuf bin Yakub bin Ishaq bin Ibrahim in Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh. Yusuf merupakan putera ketujuh (ada sumber mengatakan anak kesebelas) Yakub dan Yusuf mempunyai ibu yang dikenali sebagai Rahil dengan adiknya, Bunyamin. Yusuf menikah dengan seorang gadis yang bernama Ashenath kemudian memiliki dua orang anak yang bernama Manessa dan Ephiraim.
Yusuf memiliki adik kandung bernama Bunyamin. Mereka mempunyai sepuluh orang saudara dari lain ibu. Karena berakhlak baik, Yusuf dan Bunyamin sangat disayang Ya'qub. Ia lebih disayang dan dicintai dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang lain, terutamanya setelah ditinggalkan ia itu wafatnya ibu kandungnya Rahil semasa ia masih berusia dua belas tahun. Hal ini membuat saudara-saudaranya iri sehingga mereka membuang Yusuf ke dalam sumur. Para pedagang Madyan lalu menemukan Yusuf dan menjualnya kepada seorang pembesar Mesir. Yusuf pun diangkat menjadi anak oleh Zulaikha. Namun ketampanan dan kesopanan Yusuf membuat Zulaikha tertarik kepadanya. Suatu hari, Zulaikha menarik Yusuf ke dalam kamarnya. Namun Yusuf menolak cinta ibu angkatnya itu. Dalam suatu riwayat disebutkan, bahwa malaikat datang ke kamar Zulaikha dengan menyerupai ayah Yusuf. Lalu Yusuf melihatnya dan lari ke luar kamar, sedangkan Zulaikha menariknya dari belakang sehingga baju Yusuf robek. Tiba-tiba suami Zulaikha datang. Zulaikha kaget, lalu memfitnah Yusuf hendak memperkosanya. Namun tuduhan itu ditolak oleh seorang saksi.
Para wanita Mesir pun mencerca Zulaikha karena telah menggoda anaknya sendiri. Untuk membuktikan bahwa ia tidak salah, Zulaikha mengundang mereka. Bermacam makanan, minuman, dan buah dihidangkan, Zulaikha lalu memerintahkan Yusuf muncul di tengah mereka. Para wanita itu terpesona dengan ketampanan Yusuf dan berusaha menggodanya. Yusuf memohon kepada Allah Swt. agar ia lebih baik dipenjara dari pada memenuhi ajakan mereka. Doanya dikabulkan Allah Swt. Yusuf dikirim ke penjara oleh Futifar agar masyarakat mengira bahwa Yusuf- lah yang bersalah.
Akhirnya saya sebagai penulis hanya bermohon kepada Allah swt, semoga dijadikan bagian dari bangunan dakwah yang kelak akan mengantarkan Islam kembali menjadi Ustadziatul’alam, Kebenaran itu hanya datang dari Allah, maka jangan sekali-kali kita ragu untuk mengambilnya sedang yang salah adalah datang dari diri penulis pribadi.


banyak cerita-cerita nabi lainnya, silahkan lihat disini

Rabu, 06 Februari 2013

NABI YA'QUB


KISAH NABI YA'QUB A.S

nama-nama nabi


Segala Puji Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi. Diblog ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, Nabi Ya'qub AS adalah putra Nabi Ishaq AS, dan ia memiliki saudara kembar bernama Aish. Ayahnya lebih menyayangi Aish saudaranya karena ia lahir lebih dulu, sedangibunya lebih menyayanginya karena ia lebih kecil. Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Ia pun marah dan bahkan mengancam akan membunuh Ya'qub supaya keturunannya tidak ada yang menjadi nabi dan raja. Mengetahui hal ini, Rafqah kemudian menyuruh Ya'qub agar mengungsi ke tempat pamannya, Laban bin Batwil, di kota Harran, Irak. Dalam perjalanan ke rumah pamannya, Ya'qub tidak berani berjalan di siang hari karena takut akan ditemukan dan disiksa oleh saudaranya. Ia hanya berani berjalan di malam hari, sedang bila tiba waktu siang ia beristirahat. Oleh sebab itulah ia juga dikenal dengan nama Israil, yang artinya berjalan di malan hari. Dalam perjalanan menuju rumah pamannya di Faddan Aram, Ya'qub tertidur sejenak melepas lelah. Pada saat itulah ia menerima wahyu dari Allah Swt. melalui mimpinya. Dalam mimpinya itu diwahyukan bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah, kecuali Allah; dan Allah mewariskan Baitulmakdis, kehidupan yang bahagia, dan kerajaan besar untuk Ya'qub serta keturunannya.
Sesuai dengan keinginan ayahnya, Ya'qub bermaksud menikahi putri bungsu pamannya Laban. Ia ingin menikah dengan putri bungsu yang bernama Rahil. Pamannya setuju, dengan syarat Ya'qub harus tinggal di kampungnya selama 7 tahun dan menikahi kakak perempuan Rahil yang bernama Laiya--biasa dipanggil Layyan. Adat di daerah itu melarang seorang adik melangkahi kakaknya menikah lebih dahulu. Akhirnya, pamannya menikahkan kedua anak gadisnya dengan Ya'qub (ketika itu hukum memperbolehkan seseorang menikahi dua gadis sekandung). Laban juga menghadiahkan dua hamba sahayanya kepada masing-masing putrinya, yaitu Zulfa untuk Layyan dan Balhan untuk Rahil. Kedua hamba sahaya itu pun akhirnya diberikan kepada Ya'qub untuk diperistri, sehingga istrinya berjumlah empat orang. Dari keempat istrinya, Ya'qub mempunyai dua belas orang anak. Layyan melahirkan enam orang anak, yaitu Raubin, Syam'un, Lewi (salah satu keturunannya adalah Nabi Musa), Yahuda, Yasakir, dan Zabulon. Rahil melahirkan dua orang anak, yaitu Yusuf dan Bunyamin. Kemudian Zulfa melahirkan dua orang anak, yaitu Kan dan Asyar. Begitu juga Balhan melahirkan dua orang anak, yaitu Daan dan Naftali.
Akhirnya saya sebagai penulis hanya bermohon kepada Allah swt, semoga dijadikan bagian dari bangunan dakwah yang kelak akan mengantarkan Islam kembali menjadi Ustadziatul’alam, Kebenaran itu hanya datang dari Allah, maka jangan sekali-kali kita ragu untuk mengambilnya sedang yang salah adalah datang dari diri penulis pribadi.


Banyak kisah-kisah lainnya tenntang nama-nama nabi, silahkan lihat disini

NABI ISHAQ


KISAH NABI ISHAQ A.S

nama-nama nabi

Segala Puji Milik Allah atas segala karunia-Nya kepada kita semua, segala kenikmatan yang tidak akan pernah kita sanggup untuk membalasnya, bahkan pun jika seluruh ‘amal kebajikan manusia sejak Nabi Adam hingga akhir zaman dikumpulkan, tidak akan ada nilainya dibanding setetes nikmat yang Allah turunkan ke muka bumi.
Diblog ini saya akan menceritakan sedikit cuplikan kisah Nabi Ismail a.s, semoga kisah-kisah beliau dapat menjadikan kita semua yang membacanya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amin.
Nabi Ishaq adalah putera nabi Ibrahim dari isterinya Sarah, sedang Nabi Ismail adalah puteranya dari Hajr, dayang yang diterimanya sebagai hadiah dari Raja Namrud. Al-Qur'an al-Karim hanya menyebutkan sekilas tentang kisah Nabi Ishaq As. Kelahiran nabi ini membawa suatu kejadian yang luar biasa di mana para malaikat menyampaikan berita gembira tentang kelahirannya. Kelahirannya terjadi setelah beberapa tahun dari kelahirannya Nabi Ismail, saudaranya.  Hati Sarah sangat senang dengan kelahiran Ishak dan kelahiran putranya Yakub as. Tetapi kita tidak mengetahui bagaimana kehidupan Nabi Ishaq As dan bagaimana kaumnya bersikap padanya. Akan tetapi Allah memuji Nabi Ishaq di beberapa tempat dalam Al Qur’an, di antaranya:
“Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.–Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.–Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.” (Terj. QS. Shaad: 45-47)

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memuji Nabi Ishaq dalam sabdanya,

الكَرِيمُ، ابْنُ الكَرِيمِ، ابْنِ الكَرِيمِ، ابْنِ الكَرِيمِ يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ

“Yang mulia putera yang mulia, putera yang mulia dan putera yang mulia adalah Yusuf putera Ya’qub, putera Ishaq, putera Ibrahim.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 Ishaq adalah kata dalam bahasa Ibrani yang berarti tertawa. Dalam Al Qur'an dikisahkan bahwa Sarah tertawa ketika mendapat keterangan bahwa dirinya akan memperoleh seorang anak laki-laki, sementarausianya sudah sangat lanjut, yaitu 90 tahun Tatkala Ibrahim merasa ajalnya hampir tiba, Ishaq belum menikah. Ibrahim tidak ingin menikahkan ia dengan wanita Kana'an yang tidak mengenal Allah dan asing di dalam keluarganya. Oleh sebab itu ia menugaskan seorang pelayan agar pergi ke Harran, Irak, dan membawa seorang perempuan dari keluarganya. Perempuan itu adalah Rafqah binti Batuwael bin Nahur. Nahur adalah saudara Ibrahim AS, sehingga Rafqah adalah putri kemenakan Ibrahim AS. Perempuan itu kemudian dinikahkan dengan Ishaq. Setelah 20 tahun menikah, Ishaq dikaruniai 2 anak kembar, yang pertama diberi nama Al-Aish, yang kedua keluar dengan memegangi kaki saudaranya sehingga ia diberi nama Ya'qub. Nabi Ishaq AS meninggal dalam usia 180 tahun dan dimakamkandi gua tempat ayahnya, Nabi Ibrahim AS, dimakamkan, yaitu di kota Al-Khalil.
Akhirnya saya sebagai penulis hanya bermohon kepada Allah swt, semoga dijadikan bagian dari bangunan dakwah yang kelak akan mengantarkan Islam kembali menjadi Ustadziatul’alam, Kebenaran itu hanya datang dari Allah, maka jangan sekali-kali kita ragu untuk mengambilnya sedang yang salah adalah datang dari diri penulis pribadi.

silahkan baca kisah selanjutnya disini